{"id":2221,"date":"2014-06-12T09:14:04","date_gmt":"2014-06-12T02:14:04","guid":{"rendered":"http:\/\/pertaniansehat.com\/?page_id=2221"},"modified":"2014-06-17T13:15:09","modified_gmt":"2014-06-17T06:15:09","slug":"petani-dan-beras","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/artikel\/petani-dan-beras\/","title":{"rendered":"PETANI dan BERAS"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-1688\" src=\"http:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/kedaulatan-pangan.jpg\" alt=\"kedaulatan-pangan\" width=\"460\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/kedaulatan-pangan.jpg 460w, https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/kedaulatan-pangan-150x97.jpg 150w, https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/kedaulatan-pangan-300x195.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 460px) 100vw, 460px\" \/>Petani dan beras merupakan istilah yang sulit dipisahkan. Apalagi jika kita berbicara tentang pangan di negeri ini. Namun jika kita menyebut petani, maka yang terlintas dibenak kita adalah sosok lusuh, kotor, tua dan tidak punya daya.\u00a0 Demikian kondisi sebagian besar petani-petani kecil yang tinggal di wilayah yang marjinal.\u00a0 Tahun berganti dengan pemerintahan yang baru, namun nasib petani kecil tidaklah semakin bagus. Bahkan bisa dikatakan semakin merana dan terpinggirkan karena kurangnya dukungan atau keberpihakan dari pemerintah.\u00a0 Semakin sulit petani untuk berusahatani karena harga pupuk semakin melambung tinggi.<\/p>\n<p>Disisi lain harga produk saat panen selalu anjlok terutama saat panen raya.\u00a0 Walhasil semakin berat beban mereka pada saat musim tanam berikutnya karena modal tidak terkumpul utuh.\u00a0 Dilain pihak semakin banyak produk pertanian impor yang masuk tak terbendung mendesak produk-produk hasil pertanian petani Indonesia.\u00a0 Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula.<\/p>\n<p>Dompet Dhuafa turut peduli dengan kondisi miris petani kecil di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meringankan beban adalah dengan meningkatkan kapasitas petani melalui program pemberdayaan yang dirancang untuk para petani kecil tersebut.\u00a0 Didalam program tersebut mencakup bantuan modal usahatani, pelatihan pertanian dan pembinaan secara intensif dalam membangun kelembagaan yang diharapkan dapat membantu petani-petani kecil tersebut untuk lebih mandiri dan berdaya. Bukan saja dari aspek ekonominya tetapi aspek sosial dan ekologi. Dengan membangun sistem yang bagus dari\u00a0<em>on-farm<\/em>\u00a0ke<em>off-farm<\/em>, petani kecil yang tergabung dalam lembaga yang kuat akan mampu menghasilkan produk yang baik.<\/p>\n<p>Salah satu produk mitra binaan dalam program Dompet Dhuafa adalah beras dengan mutu dan kualitas baik dengan merk BerlianSAE. Produk ini merupakan salah satu produk yang telah dihasilkan oleh komunitas petani Program Pemberdayaan Petani Sehat di Cianjur.\u00a0 Produk ini selain enak juga sehat. Secara periodik produk ini diuji ke Balai Penelitian Lingkungan Pertanian untuk menjamin produk BerlainSAE ini tidak mengandung bahan residu pestisida berbahaya bagi kesehatan.<\/p>\n<p>Memiliki produk dari hasil kerjakeras dengan hasil yang baik tentu memberikan kebanggaan dan semangat yang makin berkobar. Permintaan pasar yang kontinyu memberi keyakinan kepada petani terhadap produk yang baik. Maka bentuk apresiasi yang nyata bagi kita adalah membeli dan menghargai produk hasil petani secara pantas. Bangga mengkonsumsi produk dalam negeri merupakan kontribusi yang nyata. Semoga petani kecil semakin berdaya dan terus berkontribusi membangun pertanian Indonesia. [psi]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petani dan beras merupakan istilah yang sulit dipisahkan. Apalagi jika kita berbicara tentang pangan di negeri ini. Namun jika kita menyebut petani, maka yang terlintas dibenak kita adalah sosok lusuh, kotor, tua dan tidak punya daya.\u00a0 Demikian kondisi sebagian besar petani-petani kecil yang tinggal di wilayah yang marjinal.\u00a0 Tahun berganti dengan pemerintahan yang baru, namun<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2236,"parent":2167,"menu_order":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-2221","page","type-page","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2221"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2221\/revisions"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2167"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pertaniansehat.com\/v01\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}