Budidaya Padi Sehat Bebas Pestisida (Bagian 2)

Budidaya Padi Sehat Bebas Pestisida (Bagian 2)

404
0
SHARE

Langkah awal penaman padi adalah:

Pengadaan benih
Pembenihan merupakan salah satu tahap dalam budidaya padi karena umumnya ditanam dengan menggunakan benih yang sudah disemaikan terlebih dahulu di tempat lain.

  • Perlakuan Benih
    Benih direndam menggunakan larutan air garam (1 sendok makan : 1 lt air) atau air abu (3 sendok makan : 1 lt air) selama ± 10 menit.

Tujuan perendaman yaitu:

  1. Untuk mendapatkan benih yang bernas
  2. Menekan atau menghilangkan inokulum penyakit yang terbawa pada benih.

Kemudian benih direndam dalam air bersih secukupnya selama 1 x 24 jam.
Bersamaan dengan perendaman benih, dapat sekaligus dilakukan pemilahan. Benih yang hampa akan mengapung dipermukaan.

Pemeraman benih
persemaian-benih-sawahBenih ditiriskan, kecambahkan selama 2 hari dengan diperam pada kain/karung basah, tujuannya agar benih berkecambah serempak.

  • Pembuatan Persemaian
  • Penyiapan media semai
    Persiapan media semai dilakukan untuk memperoleh bibit yang siap tanam pada umur 12 – 20 hari.
  • Penyiapan tempat persemaian
    Menggunakan persemaian kering:
    a. Lahan darat
    Lahan semai kering yang dibutuhkan 200 m2  untuk lahan seluas 1 ha sawah.

b. Besek

persemaian-benih-besekCampuran media yang digunakan adalah tanah gembur dan kompos dengan perbandingan 1 : 1. Untuk sawah 1 ha diperlukan 500 – 600 besek ukuran 20 x 20 cm. Umur bibit di persemaian 12 – 20 hari. Penggunaan bibit muda akan menghasilkan jumlah anakan produktif lebih banyak dan bibit lebih cepat pulih dari stress akibat pindah tanam.

Demikian cara perlakuan benih dan persemaian benih padi. Pada bagian selanjutkan akan dibahas pengolahan lahan yang meliputi pembajakan dan pembuatan parit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

*