Pembangunan Perdesaan dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Pembangunan Perdesaan dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

279
2
SHARE

Penduduk perdesaan menghadapi berbagai tantangan yang mempengaruhi potensi pembangunan/pengembangannya, yaitu: 1) terbatas atau rusaknya sumberdaya alam, 2) terbatasnya kebijakan dalam pengembangan teknologi produksi, 3) jeleknya infrastruktur (transportasi) dan tidak memadainya perhatian dari institusi pendukung pembangunan (pendidikan, kesehatan, investasi), 4) marjinalnya sosial budaya (hak tanah dan tenure) dan 5) terbatasnya kesempatan dalam memahami karakteristik lingkungan sosial, ekonomi, budaya dan politik, serta lingkungan biofisik dalam pembanguna perdesaan menjadi salah satu faktor penting munculnya tantangan tersebut.

Tulisan ini merupakan konstribusi nyata pemikiran aktual para guru besar dari PT BHMN (IPB, UI, UGM, ITB, UPI, dan USU) tentang pembangunan perdesaan, yang merupakan manifestasi peran aktif perguruan tinggi dalam tiga aspek. Pertama, membantu mengurangi constraint atau masalah dalam pembangunan perdesaan. Kedua, mengembangkan konsep dan langkah kebijakan yang tepat dan terarah sesuai fungsi perguruan tinggi sebagai pusat penelitian dan pendidikan serta pengabdian masyarakat. Ketiga, dalam rangka membantu merancang program-program pembangunan yang diperlukan serta menjadi katalisator untuk memperlancar program-program perdesaan yang selama ini kurang berfungsi atau berjalan sesuai dengan harapan dan cita-cita bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, tulisan ini sangat berguna dan berpotensi penting berperan sebagai aspirasi, inspirasi dan masukan bagi para penggiat pengembangan masyarakat, eksekutif, birokrat, pemikir, akademisi di perguruan tinggi maupun di lembaga penelitian, para mahasiswa, dan dunia bisnis untuk membangun bangsa dan khususnya perdesaan dan pertanian.

Kumpulan tulisan tersebut diterbitkan secara bersama oleh keenam Perguruan Tinggi dalam buku setebal 538 halaman dengan judul “Pembangunan Perdesaan dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”. Buku cetakan pertama Maret 2010 dicetak oleh Penerbit IPB Press.

Berdasarkan subtansinya, kumpulan tulisan ini dikelompokkan menjadi enam kelompok yang masing-masing menjadi Bab dari buku ini. Keenam Bab tersebut adalah Pendahuluan, Karakteristik Wilayah Perdesaan, Landasan Pembangunan Perdesaan, Konsep Pembangunan Perdesaan, Inovasi dalam Pembangunan Perdesaan dan Aplikasi Teknologi untuk Pembangunan Perdesaan. [dik]

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

*