Pemberdayaan

tingkatkan-kualitas-lingkun

05

Jun2012
Saat bergulirnya program pemerintah dalam peningkatan produksi pangan di era tahun 1960-an hampir semua pihak bekerjasama dengan baik. Hampir diseluruh perempatan jalan-jalan di kecamatan terdapat billboard atau spanduk yang berisi anjuran penggunaan urea sebagai bahan peningkat produksi padi. Penggunaan pestisida berbahan kimia berbahaya marak. Disusul berbagai bantuan dan program dalam menggenjot produksi pangan (padi). Kemasan yang dipergunakan nampak cantik dan indah. Hingga puncaknya Indonesia berhasil berswasembada beras tahun 1984 setelah sekian lama menjadi pengimpor beras terbesar di dunia. Walau swasembada hanya bertahan dalam sepuluh tahun. Konsep Revolusi Hijau yang di Indonesia dikenal sebagai gerakan Bimas (bimbingan masyarakat). Program ini bertujuan untuk meningkatkan ... Read More

20

May2012
Hitungan sederhana yang dibuat Fadil Kirom dari Aliansi Petani Indonesia (API) dalam tulisannya kebutuhan beras nasional, luas sawah dan kebohongan publik menunjukkan data dasar dan upaya pemerintah terhadap pembangunan pertanian dan tata niaga beras masih menunjukkan dilema. Jumlah penduduk Indonesia 237 juta jiwa (sensus penduduk 2010) akan membutuhkan 32,943 juta ton beras bila diasumsikan semua mengkonsumsi beras dengan kebutuhan konsumsi perkapita antara 109-139 kg beras pertahun. Jika diasumsikan rendemen rata-rata 60%, maka akan diperlukan gabah (GKG) sekitar 54,905 juta ton GKG. Artinya, Indonesia membutuhkan luas lahan 10,981 juta ha jika rata-rata sawah menghasilkan 5 ton GKG per panen dan hanya bisa dipanen ... Read More