Strategi Pemasaran Jamur Tiram

memasarkan-jamur-tiram
Bookmark and Share

Bogor – Perencanaan strategi pemasaran menjadi salah satu kunci utama kesuksesan sebuah usaha. Begitu pula dalam menjalankan peluang bisnis budidaya jamur tiram. Sebagus apapun kualitas hasil panen yang didapatkan, bila tanpa dukungan strategi pemasaran jamur yang tepat maka bisa dipastikan tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan produk tersebut. Sehingga pemasaran produk jamur tersebut kurang berjalan lancar, dan akhirnya mengalami kerugian hingga harus tumbang di tengah jalan.

Berdasarkan hal tersebut, sebelum menjalankan bisnis budidaya jamur tiram, sebaiknya perhatikan kondisi pasar sehingga dapat ditentukan strategi pemasaran yang akan digunakan. Saat ini permintaan produk jamur segar masih sangat mendominasi pasar, sehingga dapat memanfaatkan keadaan tersebut sebagai sebuah peluang untuk memperluas bisnis jamur tiram. Oleh karena itu, maka dapat digunakan beberapa langkah-langkah sebagai berikut:

Tentukan target pasar yang ingin Anda bidik

Hal ini penting sebelum memasarkan jamur ke masyarakat luas. Dapat dilakukan dengan membidik para pengepul maupun tengkulak untuk memasarkan jamur tiram segar dalam jumlah yang cukup banyak, membidik konsumen rumah tangga dengan memasarkannya melalui pasar tradisional maupun supermarket, atau bisa juga membidik konsumen industri seperti restoran, rumah makan ataupun hotel-hotel  yang membutuhkan persediaan jamur tiram segar.

Pertahankan kualitas jamur yang ditawarkan

Karena memasarkan jamur tiram dalam keadaan segar, maka sebisa mungkin jaga kualitas jamur agar tetap prima sampai ke tangan konsumen. Untuk itu sebaiknya jamur dipanen sekitar 3–4 jam sebelum dikemas, selanjutnya jamur dibersihkan dan lakukan sortasi untuk memisahkan produk jamur yang berkualitas bagus dan jamur tiram yang kurang bagus.

Lengkapi dengan label dan kemasan yang menarik

Untuk membedakan kualitas jamur dengan produk milik kompetitor, berikan label pada setiap kemasan jamur yang dipasarkan. Selain untuk menarik konsumen dan membangun brand yang kuat, penggunaan kemasan yang aman juga penting untuk menjaga kesegaran jamur tiram. Dapat menggunakan kemasan berupa sterofoam yang ditutup dengan plastik kedap udara, atau menggunakan plastik kemasan yang cukup tebal lalu direkatkan dengan bantuan mesin sealer. Agar lebih menarik, jangan lupa menempelkan label atau merek pada setiap kemasan jamur tiram yang dipasarkan.

Awasi stok atau persediaan jamur

Penting bagi pelaku usaha untuk menjaga kestabilan persediaan jamur tiram yang akan dipasarkan. Oleh sebab itu lakukan penjadwalan dalam membudidayakan jamur tiram, agar proses panen jamur bisa dilakukan secara bergantian untuk mencukupi permintaan pasar. Disamping melakukan penjadwalan, dapat juga bekerjasama dengan petani jamur lainnya untuk memenuhi permintaan yang semakin hari terus meningkat.

Tawarkan jamur segar dalam berbagai ukuran

Untuk membidik pangsa pasar yang lebih luas, dapat dengan menawarkan kemasan jamur segar dalam berbagai ukuran. Misalnya saja mengemas dalam ukuran 200 gram, 250 gram, atau 500 gram untuk membidik konsumen rumah tangga, serta mengemas dalam ukuran 3 kg atau 5 kg untuk membidik para pelaku bisnis kuliner maupun industri lainnya yang membutuhkan jamur tiram segar.

Dengan merencanakan strategi pemasaran jamur tiram segar secara matang, diharapkan penjualan produk jamur bisa semakin meluas hingga menjangkau pasar nasional maupun pasar internasional. Sampai hari ini potensi pasar bisnis jamur masih terbuka lebar. Kondisi ini tentunya mempermudah para pelaku bisnis budidaya jamur untuk memasarkan produk mereka kepada khalayak ramai.

Selain memasarkan jamur dalam keadaan segar di pasar tradisional maupun supermarket, kini para pengusaha jamur mulai memperluas jangkauan pasar mereka dengan membangun usaha restoran atau rumah makan serba jamur. Strategi ini sengaja dipilih para pelaku usaha untuk memperluas pemasaran bisnis jamur serta mengenalkan nikmatnya aneka macam olahan jamur kepada seluruh lapisan masyarakat. Dan ternyata strategi pemasaran tersebut cukup efektif untuk mengambil hati calon konsumen, sehingga banyak restoran dan rumah makan serba jamur mulai kebanjiran konsumen dari berbagai kalangan masyarakat.
Berikut ini terdapat 3 tips pemasaran jamur yang dapat digunakan untuk meningkatkan kepuasan konsumen:

  1. Ciptakan kepuasan pelanggan dengan menawarkan beragam inovasi produk kuliner serba jamur. Ciptakanlah menu-menu nikmat yang semuanya diolah dari jamur, seperti menu makanan sehat sate jamur, nugget jamur, burger jamur, keripik jamur, bakso jamur, yoghurt jamur, serta beberapa menu kreatif lainnya yang bisa memuaskan para konsumen.
  2. Tawarkan pelayanan khusus yang bisa menarik minat konsumen. Selain menawarkan aneka macam olahan jamur, dapat juga dengan membuka paket wisata agribisnis jamur sebagai daya tarik tersendiri bagi para konsumen.
  3. Berikan layanan khusus delivery order bagi konsumen dalam kota. Untuk membangun loyalitas konsumen, maka diperlukan strategi jemput bola sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan penuh dari para konsumen. Salah satunya dengan menawarkan layanan khusus delivery order bagi konsumen dalam kota. Strategi ini terbilang cukup efektif untuk meningkatkan loyalitas para konsumen, sehingga penjualan produk jamur pun ikut meningkat setiap harinya. (UNT)
Hits:4252

3 Responses to Strategi Pemasaran Jamur Tiram

  1. Denys says:

    Terima kasih artikelnya sangat mengispirasi.

  2. zainul amri says:

    terima kasih atas artikelnya sangat bermanfaat bagi saya untuk memulai usahajamur tiram ini

Leave a Reply

  • RSS
  • Facebook
  • Google+
  • LinkedIn
  • Twitter