Apa dan Bagaimana Pertanian Sehat?

Apa dan Bagaimana Pertanian Sehat?

604
0
SHARE

Definisi Pertanian Sehat

Pertanian sehat adalah proses budidaya  tanaman yang memprioritaskan pada penggunaan bahan-bahan alami yang ramah  lingkungan, mudah dan murah untuk mendapatkannya dengan tetap menjaga  produktifitas dan kualitas hasil pertanian.

Tujuan  Pertanian Sehat

Tujuan utama dari pertanian sehat adalah:

  1. Menghilangkan ketergantungan petani terhadap penggunaan sarana pertanian  kimia sintetik  dengan tetap menjaga tingkat produktifitas pertanian mereka.
  2. Mengembalikan kesuburan dan  kesehatan lahan pertanian.
  3. Melestarikan keanekaragaman  hayati pada ekosistem pertanian.
  4. Mengembangkan kreatifitas  dan kemampuan petani dalam mengelola usaha taninya.

Teknologi  Pertanian Sehat

  1. Menggunakan benih  bersertifikat dengan tingkat produktifitas dan kualitas tinggi.
  2. Mengembalikan limbah organik pertanian seperti jerami dan sekam ke lahan  pertanian.
  3. Pengolahan lahan yang baik.
  4. Penanaman bibit padi maksimal 2 batang per lubang dengan sistem legowo  (3×1, 4 x 1  atau 5×1).
  5. Pemupukan dengan menggunakan pupuk organik diutamakan berupa pupuk  organik padat yang diperkaya seperti OFER.
  6. Penggunaan pupuk kimia sintetik yang mengandung nitrogen seperti urea  sebagai pupuk awal (starter) dengan dosis berdasarkan analisa kandungan hara  lahan.
  7. Penyiangan manual secara  mekanik tidak boleh menggunakan herbisida.
  8. Pengendalian hama  dan penyakit tanaman dengan menggunakan pestisida nabati, mikroba patogen  serangga, mikroba agen antagonis dan secara fisik mekanik.
  9. Tidak diperbolehkan  menggunakan pestisida kimia sintetik.
  10. Penambahan pupuk kimia sintetik  susulan hanya jika dibutuhkan berdasarkan penggunaan standar warna daun.
  11. Pemanenan dilakukan berdasarkan standar varietas dan lokasi  penanaman.
  12. Penanganan pasca panen dilakukan  secara profesional dengan mengurangi tingkat kehilangan hasil maksimal 5%.

Manfaat  Pertanian Sehat

  1. Memberikan keuntungan ekonomis kepada petani secara langsung dengan mengurangi biaya  usaha tani dan tingkat produktifitas yang tinggi.
  2. Mengembalikan kesehatan dan  kesuburan tanah.
  3. Melestarikan keseimbangan  ekosistem pertanian.
  4. Menyehatkan petani dan  konsumen.
  5. Menghasilkan produk  pertanian yang bernilai tinggi.

By Samsudin LPS

NO COMMENTS

Leave a Reply