Pengembangan Usaha

Pengembangan usaha yang dilakukan oleh Pertanian Sehat Indonesia (PSI) merupakan upaya penguatan lembaga dalam rangka kemandirian. Untuk itu PSI membentuk Divisi Pemasaran dan Distribusi yang diberi tugas mengelola produk-produk yang telah dihasilkan oleh lembaga, baik yang bersifat barang maupun jasa hingga bisa dipergunakan konsumen (user).

Pelaksanaan misi lembaga bagi kegiatan pemasaran dan distribusi adalah ;

  • Menjalin kemitraan usaha dengan para petani ataupun pelaku agribisnis lain yang saling menguntungkan.
  • Mengembangkan jaringan pemasaran produk-produk pertanian sehat dalam skala nasional.
  • Mendapatkan keuntungan yang layak, halal, dan berkah.

PSI berusaha mensejajarkan diri dengan perusahaan/lembaga lain dalam rangka kegiatan pemasaran terhadap produk-produknya. Beberapa strategi sudah mulai diterapkan di lembaga. Kegiatan pemasaran PSI termasuk kedalam pemasaran multiproduk. Artinya bahwa berbagai produk yang dihasilkan dari hasil penelitian dan pengembangan merupakan produk utama yang harus bisa dipasarkan oleh bagian ini. Metode penentuan prioritas pemilihan produk unggulan sedang dilakukan oleh PSI, sehingga dalam waktu yang akan datang akan lebih fokus. Kemampuan dan jumlah SDM juga menjadi alasan yang cukup relevan terhadap pemasaran multiproduk ini. Upaya-upaya penguasaan tehnik-tehnik pemasaran dan metode-metodenya juga penting.

Dalam mencapai sasaran strategi pemasaran untuk meningkatkan kebutuhan terhadap produk, bagian Pemasaran melakukan langkah-langkah sebagai berikut;

Peningkatan jumlah pemakai produk-produk yang dipasarkan oleh PSI atau meningkatkan pasar baru (konsumen baru yang belum pernah menggunakan produk). Menjalankan strategi informasi tentang manfaat-manfaat yang terkandung didalam produk tertentu; misalnya Beras SAE merupakan beras bebas residu pestisida sehingga sangat berbeda dengan beras biasa. Tentunya hal ini didukung dengan penerapan teknologi ramah lingkungan yang dilaksanakan petani pada saat menanam bahan baku (padi) Beras SAE dan dukungan uji bebas residu pestisida yang dilakukan secara rutin.

Upaya penetapan harga yang bersaing juga menjadi salah satu strategi peningkatan penggunaan produk-produk PSI; misalnya dikemasan Beras SAE dituliskan slogan ”Jangan Korbankan Kesehatan Anda, Mulailah mengkonsumsi produk Bebas Pestisida, Kesehatan Anda Lebih Mahal Harganya”, diharapkan dengan penekanan ini konsumen merasa tidak akan rugi membeli walaupun lebih mahal tetapi dengan harapan kesehatannya lebih terjamin. Hal ini juga bukan isapan jempol. Sebab menurut penelitian beberapa waktu yang lalu, hampir seluruh beras yang diuji coba mengandung residu bahan kimia berbahaya melebihi ambang batas yang diperbolehkan.

Produk-produk Barang yang di pasarkan oleh PSI diantaranya ;

  • Beras SAE (Beras Sehat, Aman, Enak)
  • Vitura (Agen Pengendali Hayati, diproduksi untuk PT. Natural Nusantara)
  • Virexi (Agen Pengendali Hayati, diproduksi untuk PT. Natural Nusantara)
  • OFER (Kompos Berkualitas)
  • TOP SOIL (Media Tanam Berkualitas)
  • PASTI (insektisida hayati)
  • Benih Pepaya Calina

Produk-produk Jasa yang dipasarkan dan ditangani oleh PSI diantaranya ;

  • Pelatihan Pertanian berbasis Pertanian Sehat (ramah lingkungan)
  • Konsultasi Bidang Pertanian
  • Pengelolaan Kerjasama Penelitian dan Pengembangan

Pengembangan usaha yang dilakukan oleh Pertanian Sehat Indonesia (PSI) merupakan upaya penguatan lembaga dalam rangka kemandirian. Untuk itu PSI membentuk Divisi Pemasaran dan Distribusi yang diberi tugas mengelola produk-produk yang telah dihasilkan oleh lembaga, baik yang bersifat barang maupun jasa hingga bisa dipergunakan konsumen (user).

Pelaksanaan misi lembaga bagi kegiatan pemasaran dan distribusi adalah ;

  • Menjalin kemitraan usaha dengan para petani ataupun pelaku agribisnis lain yang saling menguntungkan.
  • Mengembangkan jaringan pemasaran produk-produk pertanian sehat dalam skala nasional.
  • Mendapatkan keuntungan yang layak, halal, dan berkah.

PSI berusaha mensejajarkan diri dengan perusahaan/lembaga lain dalam rangka kegiatan pemasaran terhadap produk-produknya. Beberapa strategi sudah mulai diterapkan di lembaga. Kegiatan pemasaran PSI termasuk kedalam pemasaran multiproduk. Artinya bahwa berbagai produk yang dihasilkan dari hasil penelitian dan pengembangan merupakan produk utama yang harus bisa dipasarkan oleh bagian ini. Metode penentuan prioritas pemilihan produk unggulan sedang dilakukan oleh PSI, sehingga dalam waktu yang akan datang akan lebih fokus. Kemampuan dan jumlah SDM juga menjadi alasan yang cukup relevan terhadap pemasaran multiproduk ini. Upaya-upaya penguasaan tehnik-tehnik pemasaran dan metode-metodenya juga penting.

Dalam mencapai sasaran strategi pemasaran untuk meningkatkan kebutuhan terhadap produk, bagian Pemasaran melakukan langkah-langkah sebagai berikut;

Peningkatan jumlah pemakai produk-produk yang dipasarkan oleh PSI atau meningkatkan pasar baru (konsumen baru yang belum pernah menggunakan produk). Menjalankan strategi informasi tentang manfaat-manfaat yang terkandung didalam produk tertentu; misalnya Beras SAE merupakan beras bebas residu pestisida sehingga sangat berbeda dengan beras biasa. Tentunya hal ini didukung dengan penerapan teknologi ramah lingkungan yang dilaksanakan petani pada saat menanam bahan baku (padi) Beras SAE dan dukungan uji bebas residu pestisida yang dilakukan secara rutin.

Upaya penetapan harga yang bersaing juga menjadi salah satu strategi peningkatan penggunaan produk-produk PSI; misalnya dikemasan Beras SAE dituliskan slogan ”Jangan Korbankan Kesehatan Anda, Mulailah mengkonsumsi produk Bebas Pestisida, Kesehatan Anda Lebih Mahal Harganya”, diharapkan dengan penekanan ini konsumen merasa tidak akan rugi membeli walaupun lebih mahal tetapi dengan harapan kesehatannya lebih terjamin. Hal ini juga bukan isapan jempol. Sebab menurut penelitian beberapa waktu yang lalu, hampir seluruh beras yang diuji coba mengandung residu bahan kimia berbahaya melebihi ambang batas yang diperbolehkan.

Produk-produk Barang yang di pasarkan oleh PSI diantaranya ;

  • Beras SAE (Beras Sehat, Aman, Enak)
  • Vitura (Agen Pengendali Hayati, diproduksi untuk PT. Natural Nusantara)
  • Virexi (Agen Pengendali Hayati, diproduksi untuk PT. Natural Nusantara)
  • OFER (Kompos Berkualitas)
  • TOP SOIL (Media Tanam Berkualitas)
  • PASTI (insektisida hayati)

Produk-produk Jasa yang dipasarkan dan ditangani oleh PSI diantaranya ;

  • Pelatihan Pertanian berbasis Pertanian Sehat (ramah lingkungan)
  • Konsultasi Bidang Pertanian
  • Pengelolaan Kerjasama Penelitian dan Pengembangan

Hits:20321

14 thoughts on “Pengembangan Usaha

  1. Lia Susilawati

    mohon infonya dong…..jadwal pelatihan ……biaya pelatihan…kebetulan sy sekarang ini sedang merintis usaha kecil2an yaitu sirsak beku…sy py kendala pemasaran dan berniat mengolah menjadi jus sirsak atw es mambo….terimakasih

  2. Apid

    Mohon informasi pelatihan-pelatihan yang sudah pernah dilakikan oleh lembaga ini. Dimuat ke berita juga bagus ‘kali?
    Terima Kasih

  3. Soni Munandar Abu Hilmy

    assalamu’alaikum wr wb,,,

    saya seorang mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Desa Pinggirsari Kec. Arjasari Kabupaten Bandung,,, saya berharap bisa bekerjasama dengan lembaga sosial dalam melaksanakan sebagian program2 kami terutama dalam hal pemberdayaan dan pengabdian pada masyarakat…

    barangkali DD berkenan,,, saya tunggu konfirmasi ataupun informasinya….mudah2an Allah senantiasa memberikan jalan untuk kita untuk beramal sholeh…jazakumullah khair…

    CP : Soni Munandar (085624723075)

  4. purmaniaji

    mohon dapat diberikan alaisa usaha untuk pembenihan calina ipb9, berapa modal usaha dan biaya produksi usaha persemaian pepaya kalina ipb9
    terimakasih atas bantuanya…
    salam tegal

  5. Bambang Trisono

    Saya bekas penjual obat pertanian di daerah saya.Kena apa saya berhenti saya merasa bersalah karena secara sadar maupun pura pura tidak sadar saya sedaang meracuni manusia melalui sayur syuran.demi sebuah keuntungan setelah saya merenung dan saya tutup toko saya walau dengan resiko perekonomian keluarga saya serba kekurangan itu sebuah prinsip.Mohon bimbingannya bila ada solusi untuk obat obatan herbal dan saya siap sediakan lahan untuk pengembangan tapi saya bingung pemasaranya karena masyarakat pilih harga yang lebih murah dengan bentuk yang lebih bagus ( sayur sayuran pupuk kimia)karena biyayanya lebih murah.

    1. Pertanian Sehat Post author

      Sebuah pilihan yang sulit saat ini dan jarang orang berpikir seperti Anda. untuk petisida bisa dibuat sendiri dari bahan nabati atau tumbuh-tumbuhan, bisa dicari pada artikel teknologi. Dan pupuk bisa dibuat dari bahan yang ada dari sekitar lingkungan kita. Artinya tidak selalu mahal kalo kita bisa menyiasatinya.

  6. Agus

    Salam,….
    Perkenalkan saya Agus yang sekarang sedang bergerak memasarkan produk produk organik hayati dengan fokus pembenahaan tanah dan mengenalkan sistem pertanian sehat yang efesien biaya, meningkatkan hasil dan penyehatan lahan ( mengembalikan eksosistem mikroba kembali seimbang), Produk andalan kami adalah Promur yang berfungsi menjaga akar untk mengendalikan patogen tanah, Efsol One untuk merehabilitasi lahan, dan Efsol Two untuk peningkatan di usia generatif.. maksud saya mungkin bisa menjalin kerja sama dalam hal saling menguntungkan dengan sasaran mensejahterakan kehidupan keluarga petani dan memberi masukan2 yang bermanfaat bagi mereka… terima kasih atas waktunya..

  7. taufiq

    SALAM PETANI…
    saya prihatin dengan petani didaerah q sendiri.
    yang sering mengeluhkan harga obat,pupuk dan garam ditambah lagi bila hasilnya tidak memuaskan..terkadang dibawah rata”..
    terbenak dalam hati saya ingin membentuk sebuah koperasi yang bisa barmanfaat n berguna bagi para petani/.
    jadi mohon solusinya…agar kelompok kami bisa mmbntuk koperasi hingga goal..

    1. Pertanian Sehat Post author

      Salam PETANI KUAT, kami mengapresiasi niat baik Anda. mohon dapat menginformasikan domisili Anda. Sehingga dapat berbagi dengan mitra kami yang ada di Bogor, Brebes, Cianjur, Subang, Blora, Kulon Progo, Lebak, Serang, Tuban, atau Ponorogo.

Leave a Reply